10.000 Petani Bangka Barat Demo ke Kantor Gubernur Tolak HTI

oleh
10.000 Petani Bangka Barat yang terdiri 39 Desa melakukan unjuk rasa tolak Hutan Tanaman Industri (HTI) di depan kantor Gubernur Bangka Belitung (Babel), Selasa (22/1/18)

HARIANPAGI.ID, PANGKALPINANG – 10.000 Petani Bangka Barat yang terdiri 39 Desa melakukan unjuk rasa di depan kantor Gubernur Bangka Belitung (Babel), Selasa (22/1/18), mendesak Gubernur Babel membuat surat rekomendasi ke KLHK (Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) untuk mencabut izin HTI (Hutan Tanaman Industri) PT. Bangun Rimba Sejahtera (PT. BRS) dengan nomor SK.336/Menhut-II/2013. Wilayah konsesi HTI PT. BRS mencapai 66.640 hektar yang berada di 39 Desa di Kabupaten Bangka Barat mengancam sumber penghidupan warga yang mata pencahariannya sebagai petani.

Menurut Romazon, Ketua FK WKR (Forum Kerja Wilayah Kelola Rakyat) bahwa, sebanyak 75% dari luas lahan konsesi PT. BRS telah dikelola masyarakat untuk pertanian seperti lada, karet, sawit, buah buahan dan pemukiman sehingga keberadaan PT. BRS mengancam sumber sumber ekonomi masyarakat.

“Hutan Produksi yang diberikan pengelolaan ke PT. BRS merupakan areal pertanian dan perkebunan petani di Bangka Barat yang telah dikelola secara turun temurun,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *