Badan Pusat Statistik Kab. Kepulauan Yapen Adakan Pelatihan Pemetaan

oleh

HARIANPAGI.ID, SERUI – Pelatihan Pemetaan yang di lakukan oleh Badan Pusat Statistik ( BPS ) Kab.kepulauan Yapen pada tanggal 04 – 10 April 2019 yang bertempat di Aula Gedung Hotel Merpati Serui yang pada Pukul 17.30 Wit dinyatakan selesai. Rabu (10/04)

Pelatihan pemeta di ikuti oleh 35 Orang Petugas Pemeta dan 17 Orang Pengawas Petugas Pemeta yang akan selalu memonitori kinerja Setiap petugas Pemeta di wilayah kerja masing – masing. Pelatihan petugas pemeta sendiri terbagi menjadi 2 (dua) Gelombang, Gelombang Pertama mulai pelatihan dari tanggal 04 – 06 April 2019 dan Pelatihan Gelombang kedua pada tanggal 09 – 11 April 2019. Pada Gelombang Pertama terdapat 17 orang petugas pemeta serta 7 orang pengawas dan Pelatihan gelombang kedua terdapat 18 orang petugas pemeta dan 10 orang Pegawas petugas pemeta

Kegiatan Pemetaan di rencanakan akan dilakukan pada tanggal 22 April 2019 sampai dengan tanggal 22 Mei 2019.

Kepala Badan pusat Statistik Kab.kepulauan Yapen Lesias Sembai S.Sos dalam sambutanNya sebelum menutup kegiatan Pelatihan Petugas Pemeta, Sangat Mengapresiasi semangat petugas Pemeta dalam mengikuti pelatihan yang di lakukan oleh Pihak BPS ( Badan Pusat Statistik ) kab.Kepulauan Yapen selama beberapa hari ini.

Mengigat metode yang di gunakan Petugas Pemeta di wilayah kerja nantinya menggunakan Aplikasi yang bernama WILKERSTAT yang akan di instal pada Smartphone setiap petugas pemeta dan semoga ilmu pengetahuan yang di dapat dari pelatihan pemetaan kali ini bisa di implementasikan dengan baik nantinya saat bekerja di wilayah kerja yang telah di tentukan dan belau Sangat – Sangat berterima kasih kepada panitia dan Staff BPS ( Badan Pusat Statistik ) kab.kepulauan Yapen yang telah mentransferkan ilmu pengetahuan serta tenaga dan waktu demi suksesnya pelatihan ini.

Dody Wijaya S.ST Selaku Pemateri dan Staff BPS Kab.Kepulauan yapen menambahkan “Harapan Saya semoga petugas pemeta bisa bekerja dengan baik dalam menentukan peta SLS ( satuan Lingkungan setempat ) di wilayahnya Karena dikalau peta tersebut terdefenisi maka peta itu akan sangat membantu kegiatan besar dari BPS yaitu Sensus Penduduk yang akan di lakukan setiap 10 tahun sekali tepatnya pada tahun 2020 yang akan datang dan seterunya dalam menentukan wilayah SLS ( Satuan Lingkungan Setempat )

Reporter : Vijay Polanunu/harianpagi.id

Editor : Ghiska/harianpagi.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *