Bahaya HIV/AIDS & TBC Kowapha Bersama Dinkes Yapen Lakukan Penyuluhan

oleh

HARIANPAGI.ID, YAPEN – Komunitas Waria Peduli HIV/AIDS (Kowapha) bersama Dinas Kesehatan Kab.kepulauan Yapen dan KPA Melakukan Penyuluhan tentang Bahaya Penyakit HIV/AIDS dan TBC, Serta Mengenal Ciri-ciri dan Pengobatanya kepada Siswa – Siswi SMP Negri 1 Serui. Senin (01/02)

Para Murid Smp Negri 1 Serui Sangat antusias mengikuti penyuluhan tentang Bahaya Penyakit HIV/AIDS dan TBC yang di selenggarakan oleh Dinas Kesehatan kab.yapen, Kowapha dan KPA, Kegiatan yang di lakukakn di Aula Sekolah pada Pukul 09.00 WIT di ikuti sebanyak 60 Orang Siswa – Siswi dari Kelas 7,8 dan kelas 9.

Dalam kegiatan tersebut, pihak Dinkes kab.yapen, KPA dan Kowapha memberikan pengetahuan dan Wawasan kepada para murid Tentang betapa bahayaNya Penyakit HIV/AIDS & TBC dan Bagaimana Cara Mencegah penularan penyakit serta Pengobatanya.

Kepala Sekolah Smp Negri 1 Serui, I Nyoman Warte dalam sambutanNya sekaligus membuka kegiatan berpesan kepada para murid Agar bisa aktif dan bertanya apabila ada yang belum di mengerti terkait Bahaya HIV/AIDS dan TBC yang mungkin sebelumnya sudah pernah dibaca dari Internet atau dari buku-buku pelajaran
I Nyoman Warte menambahkan.

“saya juga berterima kasih kepada pihak Dinkes kab.yapen,KPA yang telah datang ke SMP Negri 1 dan saya meminta maaf apabila ada hal-hal yang kurang dalam kegiatan”.Tandasnya

Tak hanya memberikan materi kepada Siswa-siswi Smp Negri 1 Serui tentang HIV/AIDS & TBC, Dinkes, KPA dan Kowapha juga memutar Film Pendek tentang TBC kepada Siswa – Siswi agar lebih menarik dan tidak membosankan, hal tersebut di sampaikan oleh salah satu Guru BK, Mulyati.

“Pada dasarNya kami sangat senang dengan adanya kunjungan-kunjungan seperti begini karena bisa membatu kami Lembaga pendidikan karena bisa sangat mendetail dalam menyampaikan tentang bahaya penyakit HIV/AIDS & TBC akibat dari pergaulan bebas, apalagi dengan menampilkan gambar-gambar Dan Film pendek dalam penyuluhan agar anak-anak bisa lebih cepat tangkap, dan besar Harapan saya kedepanNya mungkin bisa di lakukan Tes HIV/AIDS & TBC kepada Anak-Anak di SMP dan Di SMA yang ada di kota serui”. Tutupnya

Reporter : Vijay Polanunu/harianpagi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *