Pemilu Yang Berkualitas Dan System Noken Di Papua

oleh
Penulis

Oleh : Herbert Amohoso (Aktivis Pemuda Papua/Mantan Wakil Ketua BEM Uncen)

HARIANPAGI.ID, JAYAPURA – Tahun politik sudah menghampiri kita bahkan sekarang  kita sudah dan sedang berada di dalamnya, buktinya pada tanggal 27 Juni 2018 sebagian wilayah di Negera Republic Indonesia akan melaksanakan pilkada untuk memilih gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan walikota. Pada tahun berikunya 2019 akan dilaksanakan  pemilihan umum secara serentak untuk memilih Presiden (Pilpres) dan pemilihan Anggota Legislative (Pileg) di seluruh wilayah Republic Indonesia. Provinsi Papua pada pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2018, masyarakat akan memilih gubernur dan wakil gubernur Provinsi Papua  dan memilih bupati dan wakil bupati di tujuh kabupaten di Provinsi Papua.

Ketika kita memasuki tahun-tahun politik,  tak jarang kita mendengar dan melihat jargon-jargon muncul melalui berbagai media sepeti media cetak, elektronik dan media sosial yang disampaikan oleh pihak-pihak pemangku kepentingan dalam pemilu. Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu dan Panwaslu), pemimpin pemerintahan (Presiden, Gubernur dan Bupati/Walikota)  tokoh masyarakat, tokoh agama, pimpinan TNI/POLRI dan komponen lainya membuat jargon kampanye untuk mengajak masyarakat secara umum terlibat di dalam pemilihan umum dan melaksanakan pemilu secara aman, damai, bermartabat dan berkualitas, inti dari jargon itu bahwasanya untuk mengajak masyarakat tetap menjaga hubungan harmonis antar sesame masyarakat sebelum pemilihan, saat pemilihan dan sesudah pemilihan agar sebuah pesta demokras pemilu tidak dicederaai dengan konflik yang pasti akan merusak tatanan kehidupan social masyarakat, jargon itu misalnya: “Pemilih cerdas melahirkan pemilu berkualitas” pemilu harus berintegritas, pemilu sekali tapi persaudaraan tetap ada untuk selamanya”.

Dengan melihat hal tersebut maka dapat kita pahami bahwa Setiap orang sangat mengharapkan sebuah proses demokrasi pemilihan umum berlangsung dengan aman, damai dan konstitusional.

Pemilu yang berkualitas  adalah pemilu yang penyelenggaraannya dari  awal sampai akhir terlaksana mengacu pada amanat undang-undang dengan berasaskan LUBERJURDIL (Langsung, Umum, Bebas Rahasia, Jujur dan Adil)  hal itu tercantum dalam UU No 7 Tahun 2017 tentang pemilu. Dalam regulasi ini integritas semua komponen yang terlibat dalam Proses pemilu dapat diharapkan untuk diwujudnyatakan sebagai bentuk komitmen dalam pelaksanaan pemilu yang bersih dan jujur,  komponen penyelenggara dan pengawas pemilu seperti Komisi pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu dan Panwaslu) dari tingkat pusat sampai di daerah, mereka ini sangat diharapkan memainkan peran berdasarkan UU yakni menjalankan tugas sesuai dengan prinsip  mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, profesional, akuntabel efektif dan efisien, selanjutnya komponen pemilih (constituent) komponen ini diharapkan cerdas menempatkan diri, tidak mudah terpengaruh dan tergiur dengan ajakan-ajakan yang mencelakakan, berpotensi melanggar hukum dan menimbulkan konflik antar sesama, komponen berikut adalah para elit dan kaum berkuasa di daerah komponen ini diharapkan integritasnya untuk tetap berwibawa, tidak menggiring, memprovokasi dan tidak memprogpagandakan situasi dengan kekuasaan yang dimiliki.

Intinya bahwa semua komponen ini wajib dapat berpartisipasi dan berperan melaksanakan tugas dan fungsinya dalam mewujudkan pesta demokrasi pemiu yang berkualitas dan berintegritas.

Pemilu berkualitas dapat diukur indikatornya jika berjalan sesuia dengan amanat UU, keterlibatan pemilih yang signifikan,   tidak ada sengketa pemilu yang diadukan ke Makamah Konstitusi (MK) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), tidak adanya konflik dan kekerasan horinzontal di tengah masyarakat (Luka pemilu). Jika pemilu berakhir tanpa ketiga hal ini maka secara frontal dapat kita nyatakan bahwa pemilu di suatu daerah telah terlaksana dengan berwibawa dan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *