4 Jam Lebih Berlangsung, Masa Aksi Bawaslu RI Tetap Bertahan Dari Pembubaran Paksa Polisi

oleh -

HARIANPAGI.ID, JAKARTA  – Massa aksi penolak hasil Pemilu 2019 yang sudah membubarkan diri, ternyata kembali lagi ke depan gedung Badan Pengawas Pemilu, Selasa (21/5/2019) malam. Massa berteriak dan bahkan menantang Polisi.

Teriakan massa justru semakin menjadi-jadi saat didatangi polisi. Mereka menantang kepolisian untuk menangkap bahkan menembaknya.

Loading...

Massa juga berteriak tindakan mereka sesuai demokrasi. Sementara polisi menjawab, “Demokrasi bukan merusak barang.”

Akhirnya, dari arah Jembatan Penyebrangan Orang (JPU) depan Kantor Bawaslu, sejumlah unit Polisi Sabhara dan Brimob berlarian menuju arah massa. Mengetahui hal tersebut massa langsung melarikan diri.

Beberapa orang langsung ditangkap oleh polisi. Sisanya kabur dan dikejar oleh polisi. Bahkan, ada massa aksi yang diketahui lari ke dalam gedung Bawaslu.

Polisi membubarkan aksi tersebut dan situasi depan kantor Bawaslu menjadi ramai. Polisi terlihat masih berjaga di lokasi.

Sebelumnya, massa yang tergabung dari beberapa Ormas yang mengatasnamakan Gerakan Kedaulatan Rakyat membubarkan diri. Massa bubar seusai melakukan salat Tarawih dan doa bersama.

Namun setelah itu, masa pendemo mulai bertahan kembali, sampai berita ini keluar masa pendemo terus menghadapi pembubaran paksa dari kepolisian hinggandi kawasan tanah abang jakarta.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...