Berebut Kursi Ketua DPR Papua, Kini JBR Di Desak Undurkan Diri. Kelompok Aktivis Dukung Laurensuz Kadepa

oleh -
Laurensuz Kadepa Dan Jhony Banua Rouw (Politisi Partai Nasdem Papua) / Ist

HARIANPAGI.ID, JAYAPURA – Partai Nasdem sebagai pemenang pemilu di provinsi kini menjadi sorotan tajam, pasalnya dalam menduduki kursi Ketua DPR Papua kedepan berhembus pro dan kontra.

Perolehan yang sama dengan Partai Demokrat dengan 8 kursi, menjadikan Partai Nasdem memegang kursi pimpinan Dewan sebab mendapatkan perolehan suara terbanyak.

Loading...

Sebelumnya Asosiasi Pemuda Saireri gabungan dari Pemuda yang berasal Biak Numfor, Supiori, Kepulauan Yapen, Waropen, Nabire Pesisir, dan Mamberamo Bagian Barat mendukung Jhony Banua Rouw sebagai Pimpinan Dewan

Bukan tanpa sebab, Gifli Buinei berpendapat JBR memperoleh 79.520 suara tertinggi berdasarkan hasil pleno KPU Papua Partai Nasdem.

“Maka kami selaku Asosiasi Pemuda Saireri mendukung beliau sebagai salah satu putra papua untuk menduduki kursi Pimpinan DPR Papua karena beliau kami yakin amanah”. Papar Gifli, Senin (12/8/2019). Lalu

Namun berselang, Kelompok aktivis & wilayah adat papua yang diinisiasikan Gurik Benyamin, Paskalis Boma dan Bayeam Keeroman menolak atas JBR jika menjadi pimpinan Dewan kedepan di DPR Papua.

“Kami memahahi aturan perundang undangan di republik indonesia ini, yang berhak menentukan kursi Ketua DPR Papua adalah suara terbanyak. Dan itu memang JRB memiliki suara terbanyak. Namun hal ini beberapa waktu lalu pernyataan kelompok tersebut adalah pandangan keliru”. Tegasnya Gurik Benyamin, Selasa (13/8/2019) kepada harianpagi.id

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading...