![]() |
| Hewan Kurban Iduladha |
HARIANPAGI.ID, BANJARMASIN - Masjid Al Jihad Banjarmasin kembali dipastikan menjadi masjid dengan jumlah sapi kurban terbanyak di Kalimantan Selatan pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Baca Juga: Menabung Selama 14 Tahun, Akhirnya Dipanggil Allah untuk Berhaji
HINGGA Jumat
(22/5/2026), panitia kurban telah menerima 97 ekor sapi dan tiga ekor kambing,
bahkan ditargetkan mampu menembus 100 ekor sapi sebelum pendaftaran ditutup.
Ketua Takmir
Masjid Al Jihad Banjarmasin H Taufik Hidayat mengatakan, apabila jumlah sapi
kurban telah mencapai 100 ekor, maka pendaftaran akan langsung ditutup.
“Per hari
ini sudah masuk 97 ekor sapi dan tiga ekor kambing. Jika sudah mencapai 100
ekor sapi, maka pendaftaran kurban ditutup,” ujar H Taufik Hidayat dalam
keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga: Menabung Selama 14 Tahun, Akhirnya Dipanggil Allah untuk Berhaji
Jumlah
tersebut melampaui pelaksanaan kurban tahun sebelumnya yang mencapai 91 ekor
sapi. Peningkatan itu sekaligus mempertegas Masjid Al Jihad sebagai salah satu
pusat pelaksanaan ibadah kurban terbesar di Kalimantan Selatan.
Penyembelihan
hewan kurban dijadwalkan berlangsung pada hari kedua Iduladha, Kamis
(28/5/2026), di area parkir belakang masjid usai salat subuh hingga selesai.
Panitia
menyiapkan sekitar 10 ribu kupon pembagian daging kurban yang akan disalurkan
kepada para pekurban, masyarakat, jemaah rutin Masjid Al Jihad, dan serta
panitia pelaksana.
Baca Juga: Menabung Selama 14 Tahun, Akhirnya Dipanggil Allah untuk Berhaji
Untuk
menjaga amanah para pekurban dan memperlancar pelaksanaan, sekitar 500 panitia
akan diterjunkan menangani seluruh proses, mulai penyembelihan, pemotongan
hingga distribusi daging kurban.
Sekitar 50
persen panitia berasal dari kalangan muda sebagai bagian dari pengkaderan.
‘’Kemudian, sekitar 20 persen dari panitia senior merupakan tenaga ahli dan
terampil. Itu termasuk 18 juru sembelih bersertifikat Juru Sembelih Halal
(Juleha) dan 60 orang ahli pengulitan,’’
beber Taufik.
Adapun sapi
kurban, imbuh dia, sekitar 45 ekor dipasok peternak binaan BSI Maslahat.
‘’Berdasarkan pengalaman tahun lalu, sapi mereka tergolong unggul, dagingnya
lebih padat dan kotorannya tidak berbau. Kami juga sudah meninjau langsung ke
loksi peternakan binaan BSI Maslahat di Kabupaten Tanah Laut. Kami melihat
selain diberi pakan pilihan, sapi-sapi tersebut rutin diperdengarkan murotal Al
Quran,” kata Taufik.
Baca Juga: Menabung Selama 14 Tahun, Akhirnya Dipanggil Allah untuk Berhaji
Untuk
mempercepat proses penyembelihan, panitia menyiapkan dua unit restraining box.
Penggunaan alat tersebut dinilai mampu menghemat waktu sehingga pembagian
daging kepada sekitar 10 ribu penerima kupon dapat diselesaikan dalam satu
hari.
Tak hanya
itu, seluruh hewan kurban dipastikan telah mengantongi sertifikat kesehatan dan
dinyatakan bebas penyakit. Takmir masjid juga mendatangkan dokter hewan guna
memeriksa kondisi sapi sebelum disembelih.
Proses
penyembelihan nantinya mengikuti pedoman pemerintah serta Majelis Ulama
Indonesia (MUI) terkait pelaksanaan pemotongan hewan kurban di luar rumah
potong hewan (RPH).
Baca Juga: Menabung Selama 14 Tahun, Akhirnya Dipanggil Allah untuk Berhaji
Taufik
menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pekurban yang kembali mempercayakan
pelaksanaan ibadah kurban di Masjid Al Jihad Banjarmasin.
“Alhamdulillah,
sampai saat ini penyembelihan hewan kurban di Masjid Al Jihad Banjarmasin masih
yang terbanyak, mungkin untuk seluruh Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap
seluruh panitia dapat menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh sehingga
pelaksanaan ibadah kurban berjalan tertib, lancar, dan memberikan manfaat luas
bagi masyarakat. (tim/ril)


