![]() |
| Sebanyak 45 peserta mengikuti pelatihan zona kedua digelar 7-8 April 2026 |
HARIANPAGI.ID, BANJARMASIN - Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan kepelatihan kepemimpinan pemuda. Sebanyak 45 peserta mengikuti pelatihan zona kedua yang digelar 7-8 April 2026 di Hotel Rodhita Banjarmasin.
Baca Juga: Staf Wakil Presiden RI Mulai Berkantor di IKN
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dispora Kalsel Pebriadin Hapiz melalui Kepala Bidang Pengembangan Pemuda, Rika Ayu Zainab menyampaikan, pesertanya dibatasi masing-masing 15 orang dari Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Barito Kuala.
"Peserta dibatasi pada usia 16 hingga 30 tahun dan dipersyaratkan berasal dari organisasi Kepemudaan yang telah memiliki nomor anggota resmi," jelas Rika yang didampingi Muntik Wadaf'i Mass selaku Kasi Kepemimpinan, Kepeloporan, Kepramukaan dan Organisasi Kepemudaan Dispora Kalsel.
Saat ini, lanjutnya, antusiasme pemuda Kalsel terhadap program ini sangat tinggi hingga melampaui kuota yang tersedia. "Kami bahkan overload. Akhirnya kita kualifikasi kembali berdasarkan usia dan keanggotaan organisasi kepemudaan," beber Rika.
Baca Juga: Staf Wakil Presiden RI Mulai Berkantor di IKN
Materi pelatihan dirancang secara variatif dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari praktisi wetland, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) untuk sesi dinamika kelompok. Pembekalan komprehensif ini bertujuan memberikan wawasan kepemimpinan yang luas kepada para peserta muda.
Pelatihan ini, sambungnya, merupakan bagian dari program berjenjang yang dibagi dalam beberapa zona. Zona pertama telah lebih dulu digelar untuk Kota Banjarmasin dan Banjarbaru dengan 50 peserta. Zona berikutnya akan menyasar Pelaihari, Tanah Bumbu, dan Kotabaru, dilanjutkan zona wilayah Hulu Sungai yang dibagi dua yakni Tanjung, Balangan, dan HSU, serta terakhir Kandangan dan Barabai.
"Jadi semua 13 kabupaten kota akan terjangkau secara merata, rata-rata 15 orang per kabupaten dan kota. Ini khusus untuk kepemimpinan pemuda," jelas Rika.
Baca Juga: Staf Wakil Presiden RI Mulai Berkantor di IKN
Pelatihan ini, ditambahkannya, bukan sekadar pembekalan sesaat, melainkan bagian dari proses panjang pembentukan pemimpin muda yang kompeten dan siap terjun ke masyarakat. Para peserta diharapkan terus aktif mengikuti pelatihan dan kegiatan organisasi lainnya agar bekal yang diperoleh benar-benar terasah secara nyata.
"Harapannya generasi muda bisa meneruskan tongkat kepemimpinan yang sudah ada menjadi lebih baik lagi. Karena pemuda adalah cikal bakal pemimpin untuk regenerasi. Kami hanya memberikan pembekalan agar mereka lebih kompeten, namun seiring waktu mereka harus terus aktif di organisasi masyarakat maupun mahasiswa agar benar-benar siap tampil sebagai pemimpin," imbuhnya. (tim/arh)
