Warga Basirih dan Telawang Keluhkan Perbaikan Jalan dan Pelayanan RS Sultan Suriansyah

 

RSUD Sultan Suriansyah, Kota Banjarmasin

HARIANPAGI.ID, BANJARMASIN - Gelaran hari ke-4 sekaligus penutup rangkaian reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banjarmasin Barat Saut Nathan Samosir di Kedai 99 Trisakti, Jalan Yos Sudarso, Kota Banjarmasin, Minggu (5/4/2026).

Hadir perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, pihak RSUD Sultan Suriansyah, serta perwakilan dari pihak kecamatan dan kelurahan yang mencermati keluhan warga Kelurahan Basirih dan Telawang.

Ketua RT 18 RW 02 Kelurahan Basirih, Suardi, memanfaatkan momen reses tersebut untuk meminta pelebaran jalan di wilayahnya, tepatnya di Jalan Intan Sari.

​”Aspirasi yang kita sampaikan ke anggota dewan yaitu untuk pelebaran jalan di Jalan Intan Sari sepanjang 73 meter dengan gorong-gorong 12 meter,” ujar Suardi.

Menurutnya, jalan yang saat ini lebarnya hanya 1,5 meter tersebut sangat sempit, padahal merupakan jalur utama menuju tiga sekolah, yakni TK, SD, dan SMP.

​Selain pelebaran jalan, Suardi juga meminta adanya pengerukan tanah atau normalisasi sungai di lingkungannya untuk memperbaiki sirkulasi air yang alirannya dinilai kurang bagus. Secara keseluruhan, ia mengapresiasi kegiatan reses ini.

“Pendapat kita diterima langsung oleh beliau-beliau itu, melihat aspirasi bapak-bapak yang lain juga cukup memuaskan,” tambahnya.

Ia merangkum selama empat hari pelaksanaan reses, aspirasi masyarakat didominasi oleh masalah infrastruktur, kepesertaan BPJS, pelayanan kesehatan, serta persoalan tempat sampah. Keluhan pelayanan kesehatan, khususnya di RSUD Sultan Suriansyah, menjadi salah satu sorotan tajam dari warga.

​”Secara khusus pelayanan rumah sakit Sultan Suriansyah dikeluhkan warga kurang memuaskan dengan berbagai alasan, ada (alasan) ruangan yang habis, terus pasien yang dipulangkan lebih dahulu dari waktunya,” ujar Saut Nathan Samosir yang memastikan penelaahan dan penyerapan aspirasi masyarakat (reses) Masa Sidang I Tahun 2026 momentum untuk mempercepat koordinasi dengan pihak instansi terkait.

​Samosir Nathan Samosir memastikan aspirasi masyarakat terus dikawal dan dibahas lebih lanjut.

“Mudah-mudahan dengan mendapat informasi seperti ini, pada saat nanti rapat LKPJ Wali Kota akan kami perdalam. Nanti ini kita bahas dengan kepala dinas maupun direktur rumah sakit terkait keluhan-keluhan yang disampaikan oleh masyarakat,” ucap politisi PDI Perjuangan ini.

​Selain isu kesehatan, infrastruktur juga menjadi perhatian mendesak. Samosir menyebutkan adanya keluhan terkait perbaikan jembatan dan gorong-gorong di wilayah Basirih. Ia mengakui ada kendala krusial pada perbaikan gorong-gorong yang kepemilikannya dikelola oleh yayasan, sehingga pemerintah sulit melakukan intervensi. Meski demikian, Ia  berjanji mencoba mengkomunikasikan masalah tersebut kembali. (tim/arh)

 

 


Lebih baru Lebih lama