![]() |
| Petugas Haji Layani Jamaah Haji Indonesia |
HARIANPAGI.ID, JAKARTA - Sejumlah visa petugas haji Indonesia untuk musim haji 2026 dilaporkan belum terbit, meski seluruh visa jemaah telah rampung. Pemerintah menyebut kendala ini terjadi akibat masalah teknis dalam proses pengajuan, dan tengah dikebut agar tidak mengganggu jadwal keberangkatan.
Baca Juga: Surya Paloh Tawarkan Political Block 'NasDem-Gerindra'
Menteri Haji dan Umrah Mochammad Irfan Yusuf mengungkapkan, pihaknya telah menerima laporan terkait ratusan petugas yang masih terkendala visa.
"Memang ada laporan tentang kalau saya sampaikan tadi, semua jemaah sudah keluar visanya. Petugas haji ada beberapa puluh ada 325 yang belum keluar visanya," kata Gus Irfan --sapaan akrabnya.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers bersama Kepala Kantor Staf Kepresidenan M Qodari di Kantor KSP, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Baca Juga: Surya Paloh Tawarkan Political Block 'NasDem-Gerindra'
Investigasi Ungkap Masalah Data dan Foto Paspor
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kementerian Haji dan Umrah langsung melakukan pengecekan dan investigasi internal. Hasilnya menunjukkan adanya kendala teknis dalam proses administrasi pengajuan visa.
Menurut Irfan, beberapa permasalahan ditemukan pada ketidaksesuaian data yang diinput, termasuk kualitas foto paspor yang tidak memenuhi standar.
"Kita cek, kita investigasi, kendala teknis. Kendala teknis itu mungkin kita memasukkan datanya ini kurang jelas, waktu memfoto paspornya kurang sesuai dengan standar," ujarnya.
Baca Juga: Surya Paloh Tawarkan Political Block 'NasDem-Gerindra'
Meski menghadapi hambatan, pemerintah memastikan proses penyelesaian terus dipercepat agar para petugas haji tetap dapat berangkat sesuai jadwal.
"Tapi kita kejar itu mereka bisa berangkat pada waktunya. Dan kami sudah tahu itu, kita mendapatkan laporan tentang kendala yang dialami beberapa petugas haji kita," tegasnya.
Baca Juga: Surya Paloh Tawarkan Political Block 'NasDem-Gerindra'
Pemerintah menargetkan seluruh kendala administrasi tersebut dapat segera diselesaikan, mengingat peran petugas haji sangat krusial dalam mendukung kelancaran ibadah jemaah di Tanah Suci. (tim/arh)

