Prestasi Lebih Tinggi di PON 2028, Ini Target POBSI Kalsel

Prestasi Lebih Tinggi di PON 2028, Ini Target POBSI Kalsel

HARIANPAGI.ID, BANJARMASIN Untuk kali ketiga, Mustohir Arifin, memimpin Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalsel periode 2026-2030. Pria yang kerap disapa H Imus ini dipilih secara aklamasi pada Musyawarah Provinsi (Musprov), Sabtu (18/4/2026) di Hotel Roditha Banjarmasin.

Baca Juga: Pulihkan Pelayaran di Selat Hormuz, Ranjau Dibersihkan AL AS

Terpilihnya kembali H Imus menjadi bentuk kepercayaan penuh dari seluruh pengurus dan insan biliar di Banua, menyusul capaian prestasi yang dinilai cukup memuaskan dalam beberapa tahun terakhir. Namun demikian, ia mengakui tantangan ke depan akan semakin berat, terutama dalam upaya mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi di level nasional.

Ia juga menyoroti perkembangan positif dengan mulai bermunculannya atlet-atlet muda asli Kalsel yang potensial. Menurutnya, hal ini menjadi modal penting dalam membangun kekuatan biliar daerah ke depan.

Di sisi lain, ia juga berharap adanya dukungan lebih dari pemerintah, khususnya dalam penyediaan fasilitas berupa pusat pelatihan khusus. Saat ini, pembinaan atlet masih bergantung pada rumah biliar komersial, yang dinilai belum ideal untuk pengembangan jangka panjang.

“Harapan kami ke depan bisa memiliki pusat pelatihan sendiri, sehingga pembinaan atlet bisa lebih maksimal dan terarah,” sebutnya.

Sebelumnya, lanjutnya, POBSI Kalsel sempat memiliki tempat latihan mandiri, namun terkendala lokasi yang kurang representatif. *Saat ini, latihan masih dilakukan dengan menumpang di rumah biliar," jelasnya.

Menghadapi agenda besar ke depan, POBSI Kalsel menargetkan dapat mempertahankan tiga medali emas yang diraih sebelumnya, sekaligus meningkatkan raihan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB dan NTT.

Ia optimistis dengan kekuatan atlet yang dimiliki, peluang menambah medali terbuka lebar di berbagai nomor, baik putra maupun putri.

"Untuk mewujudkan target tersebut, sejumlah program pembinaan telah disiapkan, termasuk training center (TC) bagi atlet-atlet dari kabupaten/kota yang selama ini minim kontribusi medali," bebernya.

Selain itu, POBSI Kalsel juga berencana mengirim atlet mengikuti pemusatan latihan maupun try out di Pulau Jawa, serta turnamen internasional guna meningkatkan jam terbang.

“Setelah Kejurnas nanti akan kami evaluasi. Jika belum memenuhi target, maka akan dilakukan seleksi ulang untuk persiapan Babak Kualifikasi PON 2027. Saya tidak hanya ingin mempertahankan prestasi yang sudah diraih, tetapi juga menambah pundi-pundi medali dari divisi lainnya di ajang nasional mendatang," ucapnya.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana Musprov POBSI Kalsel, Andi Rizqi Indrawan, menjelaskan proses pemilihan berlangsung tanpa adanya kandidat lain.

"Berdasarkan laporan tim penjaringan, hingga batas akhir pendaftaran tidak ada calon yang mendaftar sebagai ketua umum," paparnya.

Kondisi tersebut kemudian dibahas dalam forum Musprov dan menghasilkan kesepakatan untuk kembali mencalonkan Mustohir Arifin. Usulan itu mendapat dukungan penuh dari seluruh pengcab yang hadir.

“Forum sepakat secara bulat untuk kembali memilih beliau. Dukungan dari pengurus cabang juga solid,” imbuhnya. (tim/arh)

Lebih baru Lebih lama