![]() |
| Pakai Sabuk Pengaman Saat Berkendara |
HARIANPAGI.ID - Berkendara sudah menjadi aktivitas sehari-hari, baik untuk bekerja, bisnis, maupun perjalanan pribadi. Namun, pertanyaannya: apakah Anda sudah benar-benar berkendara dengan aman?
Keselamatan di jalan bukan hanya soal skill mengemudi, tapi juga tentang persiapan, kewaspadaan, dan kebiasaan berkendara yang benar. Berikut ini adalah tips berkendara aman yang wajib Anda terapkan untuk mengurangi risiko kecelakaan.
Baca Juga: Rangkaian Ibadah Haji Secara Berurutan
1. Selalu Gunakan Sabuk Pengaman
Sabuk pengaman adalah perlindungan utama saat berkendara. Fungsinya sangat penting untuk:
- Mengurangi risiko cedera saat kecelakaan
- Menahan tubuh agar tidak terpental saat benturan
Selain itu, penggunaan sabuk pengaman juga wajib secara hukum di Indonesia.
2. Rutin Periksa Tekanan Angin Ban
Tekanan ban yang tidak sesuai dapat menyebabkan:
- Kendaraan sulit dikendalikan
- Konsumsi bahan bakar menjadi boros
Idealnya, tekanan ban diperiksa setidaknya seminggu sekali. Tekanan yang tepat bahkan bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar hingga 1–3%.
Baca Juga: Rangkaian Ibadah Haji Secara Berurutan
3. Atur Kaca Spion dengan Benar
Kaca spion yang tidak optimal bisa menimbulkan blind spot (titik buta) yang berbahaya.
Tipsnya:
- Pastikan spion samping dan tengah memberikan pandangan maksimal
- Biasakan cek spion setiap 5–8 detik saat berkendara
Hal ini membantu Anda lebih waspada terhadap kondisi sekitar.
4. Terapkan Jarak Aman 3 Detik
Menjaga jarak dengan kendaraan di depan sangat penting untuk menghindari tabrakan.
Gunakan metode sederhana:
- Pilih objek di depan
- Hitung “1…2…3” saat kendaraan depan melewatinya
Jika Anda sampai sebelum hitungan 3 detik, berarti jarak terlalu dekat.
5. Hindari Distraksi Saat Mengemudi
Gangguan kecil seperti bermain HP atau mengantuk bisa berakibat fatal.
Fokus penuh saat berkendara akan:
- Meningkatkan respons terhadap bahaya
- Mengurangi risiko kecelakaan
Distraksi adalah salah satu penyebab utama kecelakaan di jalan.
Baca Juga: Rangkaian Ibadah Haji Secara Berurutan
6. Gunakan Teknik Defensive Driving
Defensive driving adalah teknik berkendara dengan cara:
- Selalu mengantisipasi risiko
- Tidak agresif di jalan
- Mengutamakan keselamatan dibanding kecepatan
Dengan teknik ini, Anda bisa lebih siap menghadapi kondisi tak terduga.
7. Pastikan Kondisi Kendaraan Selalu Prima
Sebelum berkendara, pastikan:
- Rem berfungsi dengan baik
- Lampu menyala normal
- Ban dalam kondisi layak
Kendaraan yang terawat akan mengurangi risiko kerusakan mendadak di jalan. (tim/arh)

