Di ASEAN, Bahan Bakar Minyak Indonesia Paling Murah

 

Bahan Bakar Minyak di Indonesia

HARIANPAGI.ID, JAKARTA - Harga minyak mentah dunia yang terus merangkak naik serta pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menyebabkan pemerintah melakukan penyesuaian harga sejumlah Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi.

Baca Juga: Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Membersihkan Sungai?

Kenaikan harga minyak mentah dipicu perang di Timur Tengah yang melibatkan AS, Israel, dan Iran. Akibat perang ini, jalur distribusi energi global terganggu, termasuk penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur sekitar 20% pasokan minyak dunia.

Untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan konsumen dan keberlanjutan bisnis energi, pemerintah menyesuaikan harga BBM nonsubsidi dengan mengacu pada Keputusan Menteri ESDM No. 245 Tahun 2022 tentang Formula Harga Dasar untuk Menghitung Harga Jual Eceran BBM Nonsubsidi.


Baca Juga: Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Membersihkan Sungai?


Selain itu, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM nonsubsidi Pertamax dan Pertamax Green. Harga Pertamax dan Pertamax Green masing-masing masih stabil di Rp12.300 dan Rp12.900 per liter. Begitu pula dengan BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar. Harga Pertalite tetap dijaga di level Rp10.000 per liter dan biosolar Rp6.800 per liter  untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Harga Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tetap, agar kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga," jelas Vice President Corporate Communication PT Pertamina Muhammad Baron seperti dilansir.

Dibandingkan dengan negara-negara lain, harga BBM Indonesia terhitung murah, khususnya untuk BBM subsidi. Mengutip laman Global Petrol Prices per 13 April 2026, secara rata-rata harga bensin di Indonesia tercatat USD0,724 per liter atau sekitar Rp12.409 per liter (kurs Rp17.140).


Baca Juga: Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Membersihkan Sungai?


Harganya masih lebih murah dibandingkan BBM di Vietnam yang dibanderol USD0,919 per liter atau sekitar Rp15.751 per liter. Harga BBM di Kamboja juga lebih tinggi dengan USD1,557 per liter atau Rp26.687 per liter. Begitu pula jika dibandingkan dengan harga BBM di Filipina sebesar USD1,610 per liter atau sekitar Rp27.595 per liter. Bahkan, harga BBM Indonesia terpaut jauh dari harga BBM di Singapura yang mencapai USD2,434 per liter atau sekitar Rp41.719 per liter. (*)

Lebih baru Lebih lama