![]() |
| Balai Kota Banjabaru, Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan |
HARIANPAGI.ID, BANJARBARU - Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar puncak perayaan Hari Jadi ke-27 di Lapangan Murdjani, Senin (20/04/2026), yang dihadiri ribuan warga, jajaran pejabat pusat dan daerah, sebagai wujud kebersamaan dalam mendukung pembangunan menuju Banjarbaru EMAS.
Baca Juga: Cek Fitur “Privacy Display' di Ponsel Anda
Perayaan yang mengusung tema “Kita Gawi Sabarataan, Bakurinah Gasan Banjarbaru Emas” berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Ribuan masyarakat memadati lokasi sejak pagi, tidak hanya menyaksikan rangkaian acara, tetapi turut ambil bagian dalam suasana yang mencerminkan kolaborasi antara pemerintah dan warga.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam momentum tersebut, di antaranya Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, serta Menteri UMKM Maman Abdurrahman. Kehadiran mereka memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong percepatan pembangunan daerah.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Banjarbaru juga menerima penghargaan dari pemerintah pusat sebagai bentuk pengakuan atas capaian pembangunan yang terus menunjukkan tren positif. Selain itu, kegiatan makan bersama 15.000 porsi Soto Banjar menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur masyarakat.
Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menyampaikan bahwa Banjarbaru menunjukkan perkembangan yang konsisten dalam berbagai sektor pembangunan.
“Banjarbaru menunjukkan kemajuan yang konsisten. Ini bukan hanya tentang angka, tetapi tentang bagaimana masyarakat merasakan manfaatnya secara langsung,” ujarnya.
Ia menyoroti sejumlah indikator penting, seperti capaian Indeks Pembangunan Manusia tertinggi di Kalimantan Selatan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan fasilitas publik yang semakin inklusif. Muhidin juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan pembangunan agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat.
Selain itu, ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru terhadap rencana pembangunan stadion sepak bola bertaraf internasional yang dinilai berpotensi menjadi penggerak ekonomi baru di daerah.
Sementara itu, Wali Kota Banjarbaru Erna Lisa Halaby menegaskan bahwa capaian pembangunan saat ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.
“Pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan, pengangguran, hingga peningkatan kualitas birokrasi adalah bukti nyata kerja bersama,” ungkapnya.
Ia menambahkan, memasuki usia ke-27, tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks dan membutuhkan kolaborasi yang lebih kuat dari seluruh pihak.
“Banjarbaru EMAS bukan sekadar visi, tetapi tujuan bersama yang harus diwujudkan dengan semangat gotong royong,” tegasnya.
Momentum perayaan juga diisi dengan Deklarasi Gerakan Kilau Emas (Kelola dan Pilah Sampah untuk Banjarbaru Emas), sebagai upaya mendorong kesadaran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Gerakan ini menempatkan warga sebagai aktor utama dalam menciptakan kota yang bersih dan berkelanjutan.
Selain itu, Banjarbaru terus memperkuat posisinya sebagai kota ekonomi kreatif dengan mengangkat Soto Banjar sebagai ikon menuju kota gastronomi dunia, sekaligus mendorong potensi budaya lokal agar memiliki daya saing global.
Baca Juga: Cek Fitur “Privacy Display' di Ponsel Anda
Memasuki usia ke-27, Banjarbaru menunjukkan perkembangan sebagai kota yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan kolaborasi sebagai fondasi menuju masa depan yang berkelanjutan. (tim/arh)

