Langit Pertama Hingga Ketujuh, Dijaga Para Malaikat

Pancaran Cahaya Langit Yang Terang

HARIANPAGI.ID - Di tiap-tiap langit, malaikat akan menyeleksi amal perbuatan manusia sebelum disampaikan kepada Allah, jika amal tersebut tidak memenuhi kriteria maka akan dikembalikan lagi kepada pemiliknya. Penciptaan tujuh lapis langit ini terdapat dalam QS. Al Mulk : 02 الّذي خلق سبع سموات طباقا ما تري في خلق الرّحمن من تفوت فارجع البصر هل تري من فطور

Baca Juga: Pelindo Kalimantan Perkuat Keamanan Pangan Melalui Sosialisasi Cemaran dan Penyakit Bawaan Pangan

Artinya: Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada penciptaan Tuhan yang maha Pemurah sesuatu yang seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? (QS. Al Mulk : 02) Tujuh lapis langit tersebut tercipta dari bahan yang berbeda, penjaga yang berbeda dan dengan nama yang berbeda pula setiap lapis langit. Mengutip dari kitab Muroqi al-Ubudiyah matan Bidayah al-Hidayah karya imam Abi Hamid Al-Ghozali cetakan al-Haromain, berikut ini tujuh lapis langit dengan penjagaan malaikatnya :

1. Langit pertama dinamakan dengan langit dunya karena dekat dengan bumi. Terbuat dari emas dan kuncinya dari cahaya. Malaikat pada langit ini bertugas menyeleksi amal perbuatan manusia dari pergunjingan, jika amal yang naik terdapat unsur ghibah maka akan dikembalikan ke pemiliknya. 

2. Langit kedua disebut dengan ma’un yang terbuat dari besi atau marmer putih. Penjaganya bernama malaikat Rubail yang menyeleksi amal perbuatan manusia dari rasa paling mulia. 

Baca Juga: Pelindo Kalimantan Perkuat Keamanan Pangan Melalui Sosialisasi Cemaran dan Penyakit Bawaan Pangan

3. Langit ketiga dinamakan dengan langit Harabut yang terbuat dari tembaga, menurut satu pendapat terbuat dari besi. Pada langit ini malaikatnya menyeleksi amal manusia dari unsur kesombongan. Penduduknya bertasbih dengan 

سبحان الحيّ القيّوم 4. Langit keempat dinamakan dengan langit Zahir yang terbuat dari tembaga, menurut suatu pendapat terbuat dari perak. Pada langit ini malaikatnya menyeleksi  amal manusia dari unsur bangga diri. Penduduknya bertasbih dengan  سبحان الملك القدّوس 

5. Langit kelima dinamakan dengan langit Mushiroh yang terbuat dari perak, menurut suatu pendapat terbuat dari emas. Malaikatnya menyeleksi amal perbuatan manusia dari unsur penyakit hati seperti iri, dengki, adu domba dan lain-lain. 

Baca Juga: Pelindo Kalimantan Perkuat Keamanan Pangan Melalui Sosialisasi Cemaran dan Penyakit Bawaan Pangan

6. Langit keenam dinamakan dengan langit Kholisoh terbuat dari emas, menurut suatu pendapat terbuat dari intan, penjaganya adalah malaikat Thouthoil menjaga rahmat 

7. Langit ketujuh dinamakan dengan langit Labiyah yang terbuat dari yaqut merah. Amal yang naik ke langit bagaikan sepasang pengantin yang berbahagia, yang diiringi oleh 300 malaikat. Malaikatnya menyeleksi amal perbuatan manusia yang beramal bukan karena Allah. Penduduknya bertasbih dengan سبحان خالق النور 

Itulah tujuh langit beserta penjaganya, orang pertama yang berhasil menembus langit ketujuh yakni nabi Muhammad SAW ketika isra’ mikraj dengan menggunakan buroq. 

Baca Juga: Pelindo Kalimantan Perkuat Keamanan Pangan Melalui Sosialisasi Cemaran dan Penyakit Bawaan Pangan

Manusia biasa hanya mampu atau tidak sampai ke langit pertama, terus ketika menaiki pesawat terbang apakah itu bukan langit pertama? 

Jawabannya adalah bukan, pesawat yang dinaiki itu hanya bisa mencapai awan saja.(*)


Lebih baru Lebih lama