HARIANPAGI.ID - Moms, penasaran nggak sih, apa bedanya telur omega dan telur biasa? Benar nggak ya, telur omega lebih bergizi dibanding telur biasa sehingga harganya lebih mahal?
Baca Juga: BMW Group Festival of JOY di JIEXPO Grand Ballroom
Mengutip Science Direct, secara umum, perbedaan utama telur omega dan telur biasa terletak pada kandungan asam lemak omega-3, bukan pada bentuk, rasa, atau cara memasaknya. Telur omega dihasilkan dari ayam yang diberi pakan khusus, misalnya biji rami (flaxseed), minyak ikan, atau mikroalga, sehingga kuning telurnya mengandung lebih banyak omega-3 dibanding telur biasa.
Apa Itu Telur Omega?
Telur omega adalah telur yang berasal dari ayam petelur dengan pakan yang diformulasikan agar kandungan omega-3 dalam telurnya meningkat. Menurut review di Food Research International, komposisi lemak telur bisa dimodifikasi melalui pakan ayam, terutama dengan menambahkan sumber omega-3 seperti flaxseed atau fish oil.
Baca Juga: BMW Group Festival of JOY di JIEXPO Grand Ballroom
Artinya, ayamnya tetap ayam biasa, tetapi makanannya diatur agar menghasilkan telur dengan profil lemak yang berbeda.
Bedanya dengan Telur Biasa
Berikut perbedaan utama telur omega dan telur biasa:
1. Kandungan Omega-3 Lebih Tinggi
Telur omega mengandung lebih banyak omega-3, terutama DHA dan kadang EPA, dua jenis lemak sehat yang penting untuk otak, mata, dan jantung.
Baca Juga: BMW Group Festival of JOY di JIEXPO Grand Ballroom
Mengutip PubMed, dalam studi klinis tahun 2025, konsumsi telur omega selama 30 hari meningkatkan kadar DHA darah jauh lebih tinggi dibanding telur biasa. Kelompok yang makan telur biasa hanya mengalami kenaikan total omega-3 sekitar 13%, sementara kelompok telur omega meningkat jauh lebih besar.
2. Protein Hampir Sama
Kandungan protein telur omega dan telur biasa umumnya tidak jauh berbeda. Keduanya tetap sumber protein lengkap yang mengandung asam amino esensial.
3. Vitamin dan Mineral Bisa Mirip atau Sedikit Lebih Tinggi
Beberapa telur omega juga diperkaya nutrisi lain seperti vitamin E, selenium, lutein, atau zeaxanthin, tergantung pakan ayamnya.
4. Harga Biasanya Lebih Mahal
Karena proses pakan dan produksinya lebih khusus, telur omega umumnya dijual lebih mahal daripada telur biasa.
Telur omega adalah telur yang berasal dari ayam petelur dengan pakan yang
diformulasikan agar kandungan omega-3 dalam telurnya meningkat. Menurut review di Food Research International, komposisi lemak telur bisa dimodifikasi melalui pakan ayam, terutama dengan menambahkan sumber omega-3 seperti flaxseed atau fish oil.


