![]() |
| Jubir Kemenhaj RI, Maria Assegaff. |
HARIANPAGI.ID, ARAB SAUDI - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mencatat ada tujuh jemaah haji Indonesia meninggal dunia hingga Minggu (3/5/2026).
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan IKN, Suplai Komoditas Daging dan Telur
Juru Bicara Kemenhaj RI Maria Assegaf mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan para jemaah yang wafat agar mendapatkan husnul khotimah.
“Kita doakan semoga husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Maria dalam konferensi pers penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah, Minggu.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, mayoritas jemaah haji yang meninggal disebabkan oleh serangan jantung dan radang paru-paru atau pneumonia. “Sebagian besar disebabkan oleh serangan jantung dan radang paru-paru,” bebernya.
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan IKN, Suplai Komoditas Daging dan Telur
Maria memastikan pemerintah akan mengambil alih tanggung jawab ibadah jemaah haji yang wafat melalui skema badal haji. “Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menjamin badal haji bagi seluruh jemaah yang wafat,” ujarnya.
Maria juga menyampaikan bahwa hingga saat ini tercatat sebanyak 6.823 jemaah haji telah mendapatkan layanan rawat jalan.
Sementara itu, sebanyak 117 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 141 jemaah dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi.
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan IKN, Suplai Komoditas Daging dan Telur
“Untuk jemaah yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi saat ini berjumlah 59 orang,” jelasnya
Dalam kesempatan yang sama, Maria juga memaparkan perkembangan terkini operasional penyelenggaraan haji.
“Secara umum, proses pemberangkatan, kedatangan, serta pergerakan jemaah dari Madinah menuju ke Mekkah pun juga berjalan lancar, tertib, dan terus mendapatkan pendampingan petugas di seluruh titik layanan,” terangnya.
Berdasarkan data hingga Sabtu (2/5/2026), sebanyak 192 kelompok terbang (kloter) dengan total 74.652 jemaah dan 765 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci.
Baca Juga: Penuhi Kebutuhan IKN, Suplai Komoditas Daging dan Telur
Dari jumlah itu, 184 kloter dengan total 71.362 jemaah dan 733 petugas sudah tiba di Madinah. Untuk pergerakan jemaah dari Madinah ke Mekkah, proses dilakukan secara bertahap.
Tercatat sebanyak 36 kloter dengan total 14.503 jemaah dan 148 petugas telah menginjakkan kaki di Mekkah guna melanjutkan rangkaian ibadah, termasuk umrah wajib serta persiapan menuju puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
"Seluruh proses pergerakan jemaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas guna memastikan kenyamanan, keamanan dan keselamatan jemaah selama perjalanan," tutur Maria. (*)


